Akankah Indonesia menyusul Yunani setelah Reshuffle ini?
Setelah Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden
Jokowi Rabu lalu, rupiah dan harga saham tidak juga meningkat, malah samapi
hari ini kurs rupiah terhadap dolar amerika menurut hasil test yang dilakukan
Bank Mandiri masih berada di sekitar 14.000/ dollar us.
Anjloknya nilai tukar rupiah dan harga saham pada
IHSG yang diakibatkan oleh dilakukan devaluasi yang dilakukan bank sentral
China telah memporak-porandakan perekonomian global, sehingga para pakar
ekonomi banyak yang memprediksikan bahwa akan terjadi perang mata uang. Jika perang
mata uang ini benar-benar terjadi, siapkah Indonesia?
Menanggapi nilai tukar rupiah yang terus melemah
pasca pergantian menteri, Tim komunikasi Presiden Teten Masduki seperti dikutip
detik.com menyatakan IHSG dan rupiah sulit berbalik arah. Kemudian ia
menambahkan bahwa menurutnya Reshuffle kabinet tidak mungkin bisa mengangkat
rupiah atau saham. Jadi, pertanyaannya; jika sebelum (baca: isu) Reshuffle bisa
membuat anjlok terus melemah, mengapa (pasca) reshuffle tidak bisa membuat
rupiah kembali bangkit? Selanjutnya, jika memang tidak mungkin mengangkat
rupiah, kenapa reshuffle masih tetap dilakukan?
Memang tidak bisa menilai kerja menteri baru ini
hanya dalam 2 hari saja. Semoga, setelah beberapa hari lagi kedepan akan
terlihat, perubahan ke arah mana bagi geliat perekonomian Indonesia. Akan bersanding
dengan China kah? Atau malah mengikuti jejak Yunani?
Ada empat menteri baru di bidang ekonomi, yaitu
Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Maritim Rizal Ramli, Menteri
PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong.
Selain lihai atau ahli dalam bidang ekonomi
keempat menteri baru ini juga cukup terkenal dengan reputasinya masing-masing. Darmin
Nasution yang menjabat sebagai menteri perekonomian sekarang sempat dikenal
publik terlibat dalam kasus Gayus Tambunan beberapa waktu lalu. Sedangkan,
Thomas Lembong juga sempat tersangkut dengan kasus BLBI.
Semua orang memang punya masa lalu, tak terkecuali
bapak menteri-menteri ini. semoga masa lalu hanyalah tinggal masa lalu. oleh
karenanya, kedepan nasib perekonomian Indonesia di tangan mereka. Di pundak
mereka lah seluruh harapan anak negeri digantungkan. Pembenahan dalam sektor
ekonomi akan ikut berimbas ke sektor lainnya.

Post a Comment