Rahasia Tentang Kita
Ingin sekali menyapamu, mengabarkan rindu walau
dalam desah angin tanpa suara
Mata berpeluh hujan, sambaran petir mengirimkan
cahaya ke malam gulita
Menerangi gelapnya kerinduan di dada
Menyapa kehilangan dalam kata
Aku berlari karena takut disergap gelap
Aku pergi karena khawatir dihantui pekat
Lalu, aku berteriak, namun suaraku hilang ditikam sunyi
Kemudian ku coba menepi dari jalanan hati
Mencoba merangkai aksara, supaya rindu mempunyai
makna
Teringat kembali aku akan episode yang tlah lalu
Dimana cinta masih menjadi mahkota kita
Kau tanggalkan jubah kebesaranmu
Tapi ternyata, ketika cinta mulai membuka
tabirnya, kita kehilangan mantra
Puisi indah yang kita rangkai bersama lenyap
seketika
Aku masih sempat melihat, menatap kepingan puzzle
yang hancur berantakan
Lalu, deras airmata mengaburkannya
Hingga ketika kusadari yang tertinggal hanya jejak
luka menganga
Kini..., Kubingkai sosok mu dalam jendela hati
Biar menjadi pengisi dalam bait-bait sunyi detak
langkahku
Aku percaya bahwa Sang Penulis takdir punya
rahasia
Rahasia tentang kita...
malam sabit ke 8 sejak aku kehilanganmu

Post a Comment